slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Agar Kembali Semangat

Sedang Trending 2 jam yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 20 Apr 2026 09:15 WIB

Anak susah belajar? Ini 7 langkah efektif nan bisa dilakukan orang tua untuk mengembalikan motivasi dan semangat belajar anak. Ilustrasi. Anak susah belajar, para orang tua wajib lakukan ini. (Istockphoto/mikkelwilliam)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Anak susah belajar menjadi salah satu masalah nan kerap dihadapi banyak orang tua. Tak sedikit nan bingung gimana langkah mengembalikan motivasi belajar anak agar kembali bersemangat, baik di sekolah maupun di rumah.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Jika tidak segera diatasi, anak berisiko tertinggal dalam proses pembelajaran. Namun, perlu disadari bahwa tanpa sengaja orang tua juga bisa menjadi salah satu aspek penyebab anak kehilangan minat belajar.

Tuntutan untuk selalu meraih nilai tinggi, respons marah saat hasil tidak sesuai harapan, hingga minimnya apresiasi dapat membikin anak merasa tertekan. Alih-alih termotivasi, anak justru menjadi enggan untuk belajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, gimana langkah mengatasi anak nan susah belajar?

Berikut tujuh langkah nan bisa dilakukan orang tua untuk membantu mengembalikan semangat belajar anak:

1. Jangan membebani anak dengan sasaran tinggi

Hindari menetapkan sasaran nan terlalu tinggi pada anak. Tekanan untuk selalu mendapatkan nilai bagus dapat membikin anak merasa resah dan kehilangan minat belajar.

Cobalah mengubah orientasi belajar dari sekadar nilai menjadi pemahaman materi. Saat anak tidak merasa terbebani, proses belajar pun bakal terasa lebih menyenangkan.

2. Berikan apresiasi

Apresiasi dapat menjadi dorongan besar bagi anak. Bentuknya tidak kudu selalu berupa bingkisan materi, tetapi bisa juga pujian tulus, pelukan, alias perhatian.

Yang terpenting, berikan apresiasi secara proporsional agar anak tetap konsentrasi pada proses belajar, bukan semata-mata hadiah.

3. Hargai usaha, bukan hanya hasil

Fokus nan hanya pada hasil sering membikin anak merasa usahanya tidak dihargai. Mulailah memberi perhatian pada proses nan telah mereka lalui.

Ketika anak merasa kerja kerasnya diakui, mereka bakal lebih termotivasi untuk terus belajar.

4. Dampingi anak saat belajar

Pendampingan orang tua mempunyai peran krusial dalam proses belajar anak. Jangan hanya menyuruh anak belajar sendiri tanpa arahan. Dengan mendampingi, orang tua dapat membantu saat anak mengalami kesulitan sekaligus menciptakan suasana belajar nan lebih hangat.

5. Ciptakan suasana belajar nan nyaman

Lingkungan belajar nan nyaman dapat meningkatkan konsentrasi dan semangat anak. Pastikan tempat belajar bebas dari gangguan, seperti bunyi televisi nan terlalu keras.

Suasana nan kondusif bakal membantu anak lebih mudah berkonsentrasi.

6. Beri kebebasan mengatur waktu belajar

Memberikan kebebasan kepada anak untuk mengatur agenda belajar dapat membantu mereka merasa lebih bertanggung jawab. Orang tua tetap perlu membimbing, tetapi tidak perlu mengatur secara kaku agar anak tidak merasa tertekan.

7. Ajak belajar kelompok

Belajar golongan bisa menjadi pengganti untuk meningkatkan motivasi. Selain membantu memahami pelajaran, aktivitas ini juga melatih keahlian komunikasi dan kerja sama.

Interaksi sosial nan terbangun pun dapat mendukung perkembangan psikologis anak.

Dengan pendekatan nan tepat dan kerja sama antara orang tua dan anak, masalah anak susah belajar dapat diatasi secara perlahan. Kuncinya adalah menciptakan suasana belajar nan positif, suportif, dan tidak menekan.

(ahd/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru